no need to read.. just want to share..

gak butuh kalian baca..
saya cuma mau berbagi isi hati..






*LOVE*
.nyaznyuz.

me, myself and you!

Foto saya
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
benci matahari dan ujan deras

Selasa, 16 Maret 2010

dear parents

Masyarakat menyebutnya mengasuh anak.
Kami menyebutnya kesedihan!


Dear parents,
Saya selalu aja merasa miris tiap kali liat berita tentang kekerasan anak.
(dan tai-nya, it happens more and more)

kenapa kalian tampak bahagia menukar senyuman mereka dengan kepuasan amarah di hati?
hey, they're just a KID!


Dear parents,
saya yakinnn 100% sesungguhnya kalian gak ada niat sekalipun buat nyakitin buah hati kalian (tadinya)
saya yakinnn dulu saat masih terjebak dalam asmara kalian sering bermimpi bersama tentang indahnya buah hati kalian,
bakalan dikasih nama apa, ntar kira2 mirip siapa, ntar mau disekolahin dimana, and more... and more..
tapi kenapa setelah kalian dianugerahi oleh Allah, kalian justru lupa bersyukur?
lupa semua janji kalian buat ngebahagiain mereka?


Dear parents,

mungkin kalian inget ketika pertama kali tangisnya memekakkan telinga, apa kalian marah? TIDAK! :)
tapi coba sekarang, saat kalian sedang sibuk dan anak anda sedang bermain dengan berisiknya,
apa kalian bisa menahan amarah saat itu? saya yakin hanya sedikit :)

mungkin kalian inget ketika pertama kali dia terjatuh karena belajar berjalan, apa kalian marah? TENTU TIDAK! :)
tapi coba sekarang ketika anak anda menabrakkan mobil yang dipinjam tanpa ijin, SEMARAH APA ANDA?

mungkin kalian inget seberapa senangnya anda ketika dia baru saja lahir,
kalian rela menghabiskan uang berapapun demi kelayakan hidup bayi anda..
tapi coba sekarang, ketika uang anda berlebih dan masih selalu mengeluh karena anak anda selalu saja meminta uang untuk ini itu,
walau rasanya enteng saja ketika uang ratusan ribu melayang demi sepotong gaun malam yang cantik.


Dear parents,

kalau dulu anda menjaganya begitu baik, hingga tak seekorpun nyamuk boleh mendekat.
anda selalu coba menenangkan setiap tangis lapar dan ngantuknya.
dan sekarang ketika anak anda menangis karena cinta picisannya,
anda hanya bisa mencibir.. "masih kecil cinta-cintaan!"
hey... dia butuh dukungan moral dr anda, BUKANNYA DIPERSALAHKAN!!

kalau dulu anda selalu bicara dengannya dengan nada rendah dan tenang,
dan sekarang anda mulai berteriak dan membentak ketika dia melakukan kesalahan.
hey... satu bentakan saja dari anda, itu bisa membuatnya menjauh dari anda dan cenderung egosentris.
dia tidak akan lagi mau bermanja-manja seperti dulu, menceritakan semuanya seperti dulu,
menemani anda dirumah sepanjang hari seperti dulu.. sebisa mungkin dia ingin jauh dr anda.
karena memang tak seorangpun senang dibentak, dan sekali lagi mereka hanya anak-anak!!

Dear parents,
betapa besar keinginan kalian untuk membahagiakannya ketika dia masih di dalam kandungan.
tapi coba sekarang, ketika dia telah tumbuh begitu kompleks, hanya amarah satu-satunya jalan untuk meredam kenakalan mereka.

Mereka hanya ingin dimengerti.
Mereka hanya ingin didengarkan.
Mereka hanya ingin dihargai.
Mereka hanya ingin dianggap ada, bukan dianggap remeh.


*fine, saya emang belum pernah jadi orangtua,
itulah kenapa saya selalu mencari jawaban atas ini.
dan sebisa mungkin saya mencoba membentengi diri saya agar nantinya tidak jadi orangtua yang manis di awal saja.

0 komentar:

Posting Komentar

Pengikut